logo

Bahas Tokoh Sumsel Pendukungnya, Jokowi: Kapolri Tito Harus Netral

Bahas Tokoh Sumsel Pendukungnya, Jokowi: Kapolri Tito Harus Netral

DEMOKRASI - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya mendapat dukungan dari berbagai tokoh Sumatera Selatan (Sumsel). Untuk nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang juga merupakan tokoh Sumsel, Jokowi menegaskan harus netral.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan pada Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja Sumatera Selatan di The Sultan Conventional Center, Palembang, Minggu (25/11/2018). Saat pemaparan, Jokowi optimis bisa menang di Sumsel, apalagi telah mendapat dukungan dari beberapa tokoh Sumsel.

"Saya optimis. Saya itu bekerja selalu dengan optimisme, apalagi di Sumsel sudah bergabung Pak Syahrial Oesman, Pak Alex Noerdin dan Pak Herman Deru. Belum tambahan lain lagi. Ada Pak Budi Karya Sumadi, orang sini loh. Ada Pak Erick Thohir juga dari sini," jelas Jokowi sambil ditayangkan slide foto-foto tokoh Sumsel.

Terlihat foto Kapolri Jenderal Tito salah satunya. Namun Jokowi menegaskan Tito harus tetap netral.

"Pak Tito Karnavian juga dari sini, tapi beliau nggak usah saya sebut. Kalau saya sebut keliru nanti. Beliau harus netral. Beliau sebagai Kapolri harus netral. Sekali lagi, kerja optimis itu sangat perlu," kata Jokowi disambut tepuk tangan relawan dan kader partai Koalisi Indonesia Kerja.

Sebelumnya, Jokowi bicara soal strategi pemenangan untuk dirinya di Pilpres 2019. Dia berkaca dari kekalahan David Cameron saat referendum Brexit di Inggris dan Hillary Clinton di pemilihan presiden Amerika Serikat (AS).

Jokowi mengatakan, lanskap ekonomi dan politik global berubah sangat cepat.

"Semua survei bilang Donald Trump kalah, tapi kejadiannya Hillary kalah dan Donald Trump menang. Inilah lanskap politik global yang berubah. Ini yang harus diwaspadai," katanya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...