logo

Bangun 'Markas Avengers' di Papua, Jokowi Simpan Mimpi RI 2085

Bangun 'Markas Avengers' di Papua, Jokowi Simpan Mimpi RI 2085

DEMOKRASI - Indonesia punya monumen baru di ujung timur Indonesia, tepatnya di Merauke, Papua. Sebuah monumen yang dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektare (ha) dan menjadi ikon baru di timur Indonesia. 

Namanya monumen kapsul waktu yang berisikan impian anak-anak Indonesia dari sabang sampai Merauke, dan nantinya akan dibuka kembali 70 tahun berikutnya atau tahun 2085. Ide pembangunan monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu berasal dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada HUT ke-70 Kemerdekaan Indonesia tahun 2015.

Setelah dibangun sejak tahun 2016, monumen ini pun akhirnya selesai dan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (16/11) kemarin. Monumen ini menjadi buah bibir banyak orang karena bentuknya yang tidak asing.

Monumen tersebut berbentuk logo markas Avengers, kelompok superhero dari Marvel, jika dilihat dari atas. Monumen tersebut menjadi buah bibir lantaran bersinggungan dengan pidato Presiden Jokowi beberapa waktu lalu yang menyebut dirinya adalah bagian dari Avengers.

Pembangunan monumen kapsul waktu tersebut merupakan paket kontrak tahun jamak yang dimulai sejak 2016. Total biaya pembangunan yang dibutuhkan mencapai Rp 89,9 miliar yang diambil dari pagu anggaran Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Pembangunannya sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2016 dan terbagi atas dua tahap. Pada tahap pertama pembangunan berupa pekerjaan pondasi, sedangkan sisa konstruksi dilaksanakan pada tahap kedua yang sudah dimulai sejak Juli 2017.

Pembangunan tahap I berupa pekerjaan pondasi dengan anggaran Rp 7 miliar. Pekerjaan dilanjutkan tahap II sejak Juli 2017 dan direncanakan selesai Desember 2018 dengan biaya konstruksi sebesar Rp 82,9 miliar.

Adapun kontraktor pembangunan monumen kapsul waktu ini adalah PT Nindya Karya (Persero). Sementara desain arsitektur monumen dibuat oleh arsitek kenamaan Indonesia Yori Antar yang juga terlibat dalam desain arsitektur infrastruktur PUPR lainnya.

Monumen kapsul waktu yang mirip logo Avengers ini merupakan monumen yang di dalamnya ada sebuah kapsul yang berisi tulisan mimpi dan harapan anak-anak Indonesia akan Indonesia 70 tahun mendatang. Kapsul waktu tersebut dibawa secara estafet mulai dari Aceh ke seluruh provinsi dan berakhir di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.

Ide pembangunan monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu berasal dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada HUT ke-70 Kemerdekaan Indonesia tahun 2015. Kapsul tersebut nantinya akan dibuka kembali pada 70 tahun mendatang. 

Luas monumen yang mirip logo Avengers ini mencapai 2,5 ha, terdiri dari 1 ha area monumen dan 1,5 ha digunakan sebagai alun-alun. 

Angka 17, 8, dan 45 dipilih menjadi angka-angka kunci ukuran monumen. Monumennya memiliki lebar 17 meter, tinggi 8 meter dan panjang 45 m.

Monumen ini memiliki lima akses masuk. Kelima akses masuk bangunan tugu kapsul itu memiliki arti yakni lima suku asli Merauke yakni Malind, Muyu, Mandobo, Mappi dan Auyu yang menjaga tugu kapsul waktu itu.

Monumen ini bukanlah konstruksi biasa, tetapi merupakan karya seni sejarah yang diperuntukkan untuk generasi penerus bangsa. Arsitektur monumen juga mengadopsi unsur budaya Papua, di mana kapsul waktu akan ditempatkan di atas bangunan tugu yang terinspirasi dari menara perang Suku Dani.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut monumen kapsul waktu di Papua ini memiliki bentuk yang mirip dengan markas Avengers.

"Saya juga mengikuti di media sosial yang ramai membicarakan Monumen Kapsul Waktu ini. Katanya, bentuknya seperti markas Avengers yang juga sangat futuristik," ucap Jokowi.

Dia mengatakan, bahwa untuk bisa dibaca, bertahan puluhan tahun, maka tujuh impian anak-anak bangsa dimasukkan dalam kapsul yang bentuknya sangat futuristik. Monumen ini, kata Jokowi, memiliki jiwa dan semangat yang sama dengan para Avengers. Para Avengers, bukan hanya punya mimpi besar. 

"Monumen ini memiliki jiwa dan semangat yang sama dengan para Avangers. Para Avengers bukan hanya punya mimpi besar, tapi melakukan tindakan yang besar untuk melindungi orang banyak, melindungi orang yang lemah," kata Jokowi.

"Sehingga kelak di tahun 2085 dibuka oleh penerus kita. Apakah tujuh mimpi besar itu telah bisa kita wujudkan? Jadi, ini bukan semata-mata monumen biasa. Ini adalah monumen impian kita bersama," jelasnya.

Monumen kapsul waktu ini berisikan impian anak-anak Indonesia dari sabang sampai Merauke, dan nantinya akan dibuka kembali 70 tahun berikutnya atau tahun 2085.

Mimpi anak-anak bangsa dari 34 Provinsi yang ditulis disimpan dalam kapsul yang bentuknya sangat futuristik.

Isi mimpi tersebut di antaranya, pertama, SDM Indonesia kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia. Dua, masyarakat Indonesia menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika.

Tiga, Indonesia sebagai pusat pendidikan, teknologi, dan peradaban dunia. Empat, masyarakat dan aparatur pemerintah di Indonesia bebas dari perilaku korupsi. Lima, membangun infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia.

Enam, Indonesia sebagai negara yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik. Tujuh, Indonesia sebagai barometer pertumbuhan ekonomi dunia.

© DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...