logo

Bela Jokowi Pro Bono, Yusril: Dulu Jadi Ahli Prabowo Juga Gratis

Bela Jokowi Pro Bono, Yusril: Dulu Jadi Ahli Prabowo Juga Gratis

DEMOKRASI - Menjadi pengacara untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi) - KH Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengaku tak mendapatkan bayaran. Bagi dia, pelaksanaan pemilu yang damai lebih utama ketimbang soal bayaran. Lagi pula, menjadi pengacara pro bono atau pro deo semacam itu juga pernah diberlakukan terhadap Prabowo Subianto.

Pakar hukum tata negara itu mengaku juga sempat menjadi saksi ahli untuk Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa saat mereka menggugat KPU terkait penghitungan suara Pilpres 2014. Saat itu dia juga tak mendapatkan imbalan alias gratis.

"Itu gratis saja, tapi pak Prabowo bilang waduh saya punya utang nih sama pak Yusril, tapi sampai hari ini belum dibayar dan saya pun nggak pernah nagih. Jadi ya sudah anggap ikhlas lillahitaala saja," kata Yusril.

Itu pula lah yang membuat Yusril tak meminta bayaran ketika diminta menjadi pengacara pasangan Jokowi-KH Ma'ruf. Kalau pun nanti ada imbalan dalam bentuk lain? "Ya Wallahu A'lam Bishawab, kita gak tau juga," jawab Yusril diplomatis.

Yang pasti, meski sudah menjadi pengacara Jokowi-KH Ma'ruf, Yusril yang juga Ketua Umum PBB itu tak masuk dalam Tim Kampanye Nasional pasangan nomor urut 02 tersebut. Lantaran memang daftar TKN sudah diserahkan ke KPU.

Selengkapnya soal cerita Yusril Ihza Mahendra, Dulu Prabowo Kini Jokowi saksikan di Blak blakan detikcom, Jumat 9 November 2018 pukul 14.00 WIB.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...