logo

Blak-blakan Ma'ruf Amin, Aksi 212 dan Gerilya untuk Jokowi

Blak-blakan Ma'ruf Amin, Aksi 212 dan Gerilya untuk Jokowi

DEMOKRASI - Ada yang meragukan kesehatan dan stamina Kiai Ma'ruf Amin ketika namanya dipilih sebagai calon wakil presiden mendampingi petahana, Joko Widodo (Jokowi). Maklum usianya saat ini sudah 75 tahun.

Seiring berjalannya waktu, keraguan itu terbantahkan. Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu lulus tes kesehatan sebagai calon wakil presiden. Staminanya pun cukup kuat. Dia keliling ke sejumlah tempat di pelosok nusantara, mulai dari pesantren, desa ke desa hingga mengunjungi komunitas non muslim untuk berkampanye.

Kepada Tim Blak blakan detikcom yang menemuinya pada Sabtu pekan lalu, Kiai Ma'ruf menceritakan dia baru saja usai berkeliling di Jawa Barat. Salah satunya dia menghadiri program satu desa satu hafiz di Nagrek, perbatasan Bandung dan Garut.

Menurut Ma'ruf, Jawa Barat memang menjadi salah satu fokus perhatiannya bersama Jokowi di Pilpres 2019. "Sekarang ini saya lebih fokus di Jawa Barat, terutama di kantong-kantong yang katanya dulu pak Jokowi agak sulit masuk, yaitu daerah selatan, barat," kata dia.

Bergerak dengan mobilitas tinggi, politisi kelahiran Tangerang, 11 Maret 1943 itu tak mengubah penampilannya, yakni: bersarung dengan jas, sorban dan peci. Penampilan ini tak berubah saat dia bertandang ke istana Presiden Singapura dan Kantor Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad beberapa waktu lalu.

Tak heran bila kemudian ada yang menyebut gaya sarungannya itu menjadi trend setter hingga ke festival mode di Paris, Prancis. Begitu pula di tanah air muncul festival sarung nusantara yang diharapkan dapat melahirkan model sarung untuk kaum milenial.

Terkait awal mula kedekatannya dengan Jokowi, Kiai Ma'ruf mengaku hal itu terjalin kian erat ketika terjadi aksi 212 pada 2 Desember 2016. Dia juga yang menyarankan agar Jokowi hadir salat Jumat di Lapangan Monas bersama peserta aksi 212.

Lantas, bagaimana hubungan kiai Ma'ruf Amin dengan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab? Apa pula penjelasannya soal kritik di media sosial ikhwal Mobil ESEMKA yang tak kunjung diluncurkan pada akhir Oktober kemarin?

Selengkapnya tonton Blak blakan Kiai Ma'ruf Amin, "Aksi 212 dan Gerilya untuk Jokowi", Senin 12 November 2018 pukul 11.00 WIB.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...