logo

Cek Fakta Klaim Tim Prabowo soal Harga Telur

Cek Fakta Klaim Tim Prabowo soal Harga Telur

DEMOKRASI - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera, membandingkan harga telur di Indonesia dengan Malaysia. Menurut Mardani, harga telur di Indonesia jauh lebih mahal ketimbang di Malaysia.

Ia mengatakan harga telur di Malaysia sekitar Rp12.000 per kilogram (kg). Sementara itu, sambungnya, harga telur di Indonesia bisa mencapai Rp25.000 per kilogramnya.

Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com dari situs resmi Jabatan Perkhidmatan Veterinar Kementerian Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia, telur di Negara Jiran itu dibagi atas lima kualitas dimulai dari level AA samapai E.

Data harga terakhir yang tercantum di situs itu adalah per 23 Oktober 2018. Harga yang tercantum dinyatakan per sen per butirnya.

Pada data harga terakhir, untuk telur kualitas AA adalah 0,39 ringgit Malaysia per butir atau sekitar RP1.357 (asumsi kurs Rp3.480 per ringgit). Dengan demikian, untuk telur kualitas nomor wahid harga per kilogramnya yang rata-rata 16 butir, di Malaysia adalah sekitar 6,24 ringgit atau sekitar Rp21.764.

Sementara itu untuk kualitas medium atau B adalah 0,37 ringgit atau 5,92 ringgit per kilogram. Jika dikonversi ke rupiah harga telur per kilogram itu sekitar Rp20.600.

Lalu, untuk harga telur dengan kualitas terendah atau grade E per butirnya adalah 0,32 ringgit. Per kilogram maka telur kualitas terendah itu adalah sekitar 5,12 atau sekitar RP17.850.

Anne, salah seorang warga Malaysia mengatakan kepada CNNIndonesia.com, harga-harga komoditas pangan biasanya naik menjelang hari raya seperti Deepavali atau Diwali yang jatuh pada 6 November lalu. Namun, sambungnya, akan ada harga yang terjaga karena dipantau otoritas.

"Kalau Deepavali, kerajaan [memantau] melalui KPDNKK (Kementerian Perdagangan Dalam Negeri) akan pantau. So, harga terkawal," ujar Anne saat dihubungi, Rabu (21/11).

Anne sendiri, yang baru beberapa waktu lalu membeli bahan makanan untuk persediaan di rumahnya mengatakan harga telur kualitas C per wadah (10 butir) dengan harga sekitar 4,30 ringgit (sekitar Rp14.945)

Anne mengatakan harga telur itu mengalami kenaikan dibandingkan 2017. Tahun lalu, kata dia, harga telur sekitar 3,90-4,20 ringgit (Rp13.554-14.597) per wadahnya.

Sementara itu, harga telur di Indonesia, berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional adalah Rp24.650 per kilogram per 21 November 2018 untuk telur ayam ras segar.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...