logo

Diduga karena Asmara, Pria Paruh Baya Tewas Penuh Luka Bacok di Kediri

Diduga karena Asmara, Pria Paruh Baya Tewas Penuh Luka Bacok di Kediri

DEMOKRASI - Pria paruh baya di Kediri tewas dengan tubuh penuh luka bacokan. Korban ditemukan di sebuah pekarangan bambu pada Kamis (22/11/2018) malam.

Korban diketahui bernama Baidowi (40), warga Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Menurut keterangan warga, sebelumnya Baidowi terlibat pertikaian dengan tetangga desanya yang berinisial AM.

Jasad Baidowi kemudian ditemukan oleh warga di pekarangan belakang rumah AM dalam keadaan mengenaskan. Di sekujur tubuhnya terdapat bekas luka bacokan.

"Tadi saya tahunya dapat kabar dari tetangga. Korban ditemukan dengan luka bacokan dan bersimbah darah di belakang pekarangan rumah AM," jelas kakak korban, Rohani kepada detikcom, Jumat (29/11/2018).

Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, terduga pelaku tersulut emosinya setelah mencurigai korban memiliki niat kurang baik terhadap istri terduga pelaku.

Terduga pelaku lantas mencoba menjebak korban dengan mengajaknya bertemu di belakang rumahnya di Dusun Ngembak, Desa Maron, Kecamatan Banyakan pada hari Kamis (22/11/2018) pukul 19.00 WIB. Ajakan disampaikan lewat pesan singkat.

Sesampainya korban, pelaku langsung menyerangnya dengan sebilah celurit hingga meninggal dunia.

Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Andy Purnomo saat dikonformasi menjelaskan terduga pelaku telah diamankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan. Usai menjalankan aksinya, pelaku disebut menyerahkan diri ke Polsek Banyakan.

"Kami masih mendalami dan menginterogasi terduga pelaku, apakah benar motif asmara atau seperti apa. Sabar dulu mas," jelas Andy.

Sementara itu, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk kepentingan penyelidikan.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...