logo

Dilaporkan Hina Jokowi, Habib Bahar bin Smith Pernah Ditangkap Polisi

Dilaporkan Hina Jokowi, Habib Bahar bin Smith Pernah Ditangkap Polisi

DEMOKRASI - Habib Bahar bin Smith dilaporkan dua pihak karena ceramah yang berisi hinaan kepada Presiden Jokowi. Ceramah-ceramah Habib Bahar lainnya pun jadi sorotan karena dianggap kasar. Jejak masa lalunya juga diperhatikan.

Habib Bahar pernah ditahan polisi pada 2012. Dia ditetapkan jadi tersangka dan ditahan karena memimpin aksi sweeping di Kafe de Most, Bintaro, Jakarta.

Massa yang dipimpin Habib Bahar mendatangi kafe tersebut dengan persenjataan seperti celurit, stik golf, golok, dan pedang samurai, serta bendera ormas. Para pelaku kemudian merusak dan menghancurkan barang-barang di kafe dan memukul dua karyawan kafe.

Kepada polisi, Habib Bahar mengaku kesal dengan adanya kafe yang membandel selama bulan puasa. Habib Bahar kemudian berinisiatif untuk melakukan aksi sweeping tanpa berkoordinasi dengan aparat terkait.

Saat rilis kasus tersebut terbit di pengujung Juli 2012, polisi juga mengungkap jejak kekerasan pemimpin Majelis Pembela Rasulullah itu. Habib Bahar disebut polisi pernah memimpin penyerangan terhadap jemaah Ahmadiyah di Kebayoran lama pada 2010.

Polisi juga mengungkap pria berjulukan Habib Bule itu ikut serta dalam kerusuhan Makam Mbah Priok pada 2010.

Kini, Habib Bahar dilaporkan dengan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2). Pelapornya adalah Cyber Indonesia dan Jokowi Mania.

Habib Bahar belum berkomentar mengenai pelaporan Jokowi Mania dan Cyber Indonesia ini. detikcom telah menghubungi nomor ponsel Habib Bahar, namun belum direspons.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...