logo

Fokus ekonomi bukan sengketa, Sandiaga hormati Yusril gabung Jokowi

Fokus ekonomi bukan sengketa, Sandiaga hormati Yusril gabung Jokowi

DEMOKRASI - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menghormati Yusril Ihza Mahendra memilih bergabung bersama Jokowi-Ma'ruf. Sandiaga tidak mempermasalahkan timnya tidak punya pengacara andal atau tidak. Sebab dia ingin hasil Pilpres 2019 tidak berujung sengketa.

"Kita hormati keputusannya Pak Yusril, tapi kami tidak menyiapkan kemenangan Pilpres 2019 ini berujung pada sengketa, kita cukup yakin bahwa fokus, pada ekonomi bukan sengketa hukum," kata Sandi di Jl Kampung Utan Nomor 37, Cilandak KKO, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (7/11).

Sandi menghormati sosok Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu sebagai salah satu praktisi hukum terbaik di Indonesia. Yusril sendiri ikut tergabung di kubu Prabowo Subianto saat Pilpres 2014 ketika gugatan pilpres di MK.

"Pak Yusril salah satu praktisi atau salah satu pengacara terbaik yang dimiliki Indonesia menjadi pengacara untuk potensi sengketa di kemudian hari," kata Sandi.

Meski demikian, Sandiaga tak yakin Pilpres 2019 akan berujung sengketa. Namun, dirinya sudah mempersiapkan tim hukum dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang dikomadoi Sufmi Dasco Ahmad bila berujung saling klaim suara dari hasil Pilpres nanti.

"Seandainya ada sengketa kami akan serahkan kepada tim yang sudah mengadvokasi kami dari Badan Hukum Pak Dasco dan sebagainya," pungkas Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...