logo

Korban First Travel akan Geruduk MA Minta Aset Dibalikin ke Jemaah

Korban First Travel akan Geruduk MA Minta Aset Dibalikin ke Jemaah

DEMOKRASI - Korban First Travel akan menggeruduk Mahkamah Agung (MA). Mereka meminta putusan terhadap Andika-Anniesa-Kiki yang sedang diadili MA memperhatikan korban yaitu calon jemaah umrah.

"Kami menyerukan untuk bersama-sama mengunjungi MA dan meminta untuk bertemu dengan Ketua Mahkamah Agung, Ketua Kamar Pidana dan atau pejabat terkait serta hakim yang memeriksa dan mengadilan kasus First Travel, agar aset digunakan untuk keberangkatan jamaah, tidak disita oleh negara," kata kuasa hukum korban First Travel, Riesqi Rahmadiansyah kepada detikcom, Minggu (25/11/2018).

Rencananya, para korban akan mendatangi MA pada Jumat (30/11) nanti. Masa yang terkumpul tidak hanya dari Jabodetabek tapi juga dari luar Jawa.

"Misalnya Bapak AKBP (Purn) Zuherial. Beliau rela datang dari Pelambang untuk bersama menyuarakan keinginan jamaah untuk berangkat ke tanah suci, walau memang ada indikasi uang tersebut tidak cukup, hal tersebut lebih baik ketimbang aset tersebut disita untuk negara," ujarnya.

Langkah mendatangi MA dirasakan perlu. Mengingat ini adalah jalan terakhir dalam proses hukum terhadap aset calon jamaah First Travel.

"Maka sangatlah penting arti perjuangan kali ini, jika aset kembali disita negara maka tamat sudahlah harapan jamaah untuk berangkat ke tanah suci," cetus Riesqi.

Sebagaimana diketahui, tiga orang yang dihukum dalam kasus itu, yaitu:

Andika Surachman
1. Penjara selama 20 tahun.
2. Denda Rp 10 miliar.
3. Bila tidak membayar denda, diganti 8 bulan kurungan.

Anniesa Hasibuan
1. Penjara selama 18 tahun.
2. Denda Rp 10 miliar.
3. Bila tidak membayar denda, diganti 8 bulan kurungan.

Kiki Hasibuan
1. Penjara 15 tahun.
2. Denda Rp 5 miliar.
3. Bila tidak membayar denda, diganti 6 bulan kurungan.

Kasus ketiganya kini sedang diadili di tingkat kasasi.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...