logo

PDIP Ingin Cetak Sejarah Baru di Pemilu 2019

PDIP Ingin Cetak Sejarah Baru di Pemilu 2019

DEMOKRASI - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangkan menargetkan pemilu 2019, akan mengukir sejarah baru dalam dunia perpolitikan pasca reformasi. Adapun partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu ingin menang dua kali.

Hal ini disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat melakukan safari kebangsaan di depan kader wilayah Bekasi dan membacakan perintah harian dari Ketua Umum PDIP Megawati. Adapun yang hadir di antaranya, Ketua DPP PDIP Bidang Keorganisasian Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPD PDIP Jabar Tubagus Hasanuddin, Bendahara DPD PDIP Jawa Barat Waras Wasisto, Ketua DPC PDIP Soleman, anggota DPR Fraksi PDIP Risa Mariska, Daniel Lumban Tobing, dan para kader partai.

"Dengan perintah harian ini maka kita sangat jelas, kita tidak boleh ragu-ragu lagi. Ini adalah golden momentum kita, kesempatan kita untuk membuat sejarah kepartaian. Di mana setelah tahun 1999 partai politik di republik ini hanya mampu memenangkan satu kali pemilu," ucap Hasto di Kantor DPP DPC Kabupaten Bekasi, Sabtu (17/11).

"Kini dengan dukungan rakyat, dengan kepercayaan seluruh masyarakat Indonesia, dengan bergerak kita ke bawah mengikuti tradisi blusukan yang dilakukan Pak Jokowi, maka kita harus bertekad untuk menciptakan sejarah dan memenangkan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dua kali berturut-turut," jelas Hasto.

Menurut dia, ini sangat penting. Pasalnya, jika Jokowi-Ma'ruf menang, maka akan menjadi Pemerintahan yang kuat.

"Ini sangat penting. Karena dengan memenangkan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden terlebih dengan dukungan partai Koalisi Indonesia Kerja, maka Pemerintahan Pak Jokowi-Ma'ruf Amin ke depan, tidak hanya kuat karena mendapatkan dukungan dari legitimasi rakyat, tetapi kuat karena juga mendapatkan dukungan dari mayoritas dari kekuatan yang ada di DPR RI," ungkap Hasto.

Dengan Pemerintahan yang kuat, kata dia, maka efektivitas pembangunan, efektivitas Pemerintahan, kecepatan dalam pembangunan akan berlangsung jauh lebih hebat. "Lebih hebat dari 4 tahun yang dilakukan Pak Jokowi saat ini," kata Hasto.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...