logo

Pidato Prabowo: Puji Emak-emak, Sindir Politik Genderuwo

Pidato Prabowo: Puji Emak-emak, Sindir Politik Genderuwo

DEMOKRASI - Hari ini Prabowo Subianto berkampanye ke Garut, Jawa Barat. Prabowo mengawali pidatonya dengan menyapa tokoh yang hadir di lokasi, khususnya emak-emak.

Tak hanya menyapa emak-emak, eks Danjen Kopassus itu juga melemparkan pujian. Menurutnya, emak-emak menjadi alasan seorang lelaki bisa mencapai kesuksesan.

"Ada suatu pelajaran di seluruh dunia, di belakang seorang laki-laki yang berhasil pasti ada emak-emak," kata Prabowo, di Kampung Sukaraja, Desa Jatisari, Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018).

Prabowo mengatakan kaum ibu sebetulnya bertanggung jawab terhadap negara dan bangsa. Kaum ibu harus diperhatikan karena melahirkan generasi penerus bangsa. Jika kaum ibu tidak sehat dan kuat, menurutnya, generasi penerus bangsa juga pasti tidak sehat dan kuat.

Ketum Partai Gerindra itu mengatakan, jika kaum ibu umumnya berjuang di rumah mengurus rumah tangga dan anak-anak, kaum ayah bekerja mencari nafkah. Para suami harus bekerja keras memastikan kebutuhan sandang-pangan-papan terpenuhi.

Namun, dalam pidatonya, Prabowo tak hanya memuji emak-emak. Calon presiden nomor urut 02 itu juga menyindir adanya istilah politik genderuwo saat berbicara soal arti politik.

Menurut Prabowo, politik artinya adalah keinginan memperbaiki kehidupan rakyat. Karena itu seluruh kalangan harus melek dengan politik, termasuk kaum ibu. Namun menurutnya, kini politik jadi sesuatu yang menakutkan.

"Tapi akhirnya arti politik menjadi menakutkan, sampai ada yang saking takutnya, katanya ada genderuwo politik. Tapi saya kira nggak ada lah genderuwo politik kayak apa ya, tampangnya saya nggak tau, tapi oke, stop, jangan bicara terlalu lanjut. Ada TV di sini. Peace, peace," ucapnya.

Istilah politik 'genderuwo' ini dilontarkan Presiden Jokowi saat berpidato dalam acara pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/11) lalu. Saat itu, Jokowi berbicara tentang cara berpolitik yang membuat ketakutan dan kekhawatiran di masyarakat, namanya 'politik genderuwo'.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...