logo

Prabowo ke Relawan: Tampang Lo Enggak Punya Duit, Gue Mau Berjuang untuk Lo

Prabowo ke Relawan: Tampang Lo Enggak Punya Duit, Gue Mau Berjuang untuk Lo

DEMOKRASI - Capres Prabowo Subianto mengisi pidato dalam acara pembekalan relawan Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11). Dalam pidatonya Prabowo menyinggung soal tampang 'kere' kepada para relawan.

"Dan memang dukungan pendukung kita ya begitulah, tampangnya, boleh pakai istilah tampang enggak? Tampangnya ya ekonomi agak terbatas begitu, benar enggak? kalau gue ngomong apa adanya salah, memang tampang lo tampang enggak punya duit, betul enggak?" kata Prabowo.

Namun, maksud Prabowo melontarkan kalimat tersebut dikarenakan rakyat masih miskin. Dia bakal berjuang penuh untuk memakmurkan rakyat.

"Bukan gue ngejek lo, tetapi gue mau berjuang untuk lo, gue enggak rela rakyat gue miskin," tegas Prabowo.

Dalam acara ini, dihadiri sejumlah pimpinan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi. Prabowo meyakinkan ke rakyat bahwa timnya tidak akan mencuri hak rakyat maupun keuntungan politik, bila dirinya terpilih menjadi presiden.

"Lo lihat yang duduk di depan ini mereka sebetulnya enggak nyari apa apa lagi, Pak Ferry pernah jadi menteri, Fadli Zon sudah jadi Wakil Ketua DPR, banyak jadi pengusaha sukses satu satu Mbak Titiek anaknya presiden," kata Prabowo.

"Pak Djoko Santoso panglima TNI bintang empat mau apa lagi mereka, mau bintang tujuh, bintang delapan, Pak Amien Rais Ketua MPR pemimpin reformasi, profesor doktor, saudara saudara kalau di dunia akademisi itu ada S1, S2 S3, enggak ada S4, lima enggak ada. Beliau sudah S3 sudah dihormati di mana di mana," ujarnya.

Menurut Mantan Danjen Kopassus itu, seluruh kolega dan elemen pendukungnya ikhlas berjuang untuk rakyat.

"Pak Sohibul Iman, Eddy Soeparno, Muzani mereka apa yang mereka cari, mereka di sini Karena mereka merasakan penderitaan rakyat Indonesia. Mereka tidak cari jabatan, mereka datang ke saya enggak minta apa apa, ada jenderal di situ juga, sekarang mereka hanya tinggal niat," imbuhnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...