logo

Sindir Sandi, Ruhut Bikin Parodi Rambut Petai Sambil Berkata "Pening Aku Pening"

Sindir Sandi, Ruhut Bikin Parodi Rambut Petai Sambil Berkata "Pening Aku Pening"

DEMOKRASI - Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul hanya bisa menepuk jidat saat berjumpa sejumlah pedagang di Pasar Ciwidey Bandung. Dia geleng-geleng kepala lantaran para pedagang tidak mengetahui bahwa Cawapres Sandiaga Uno menjabat Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia.

"Pening aku pening (pusing aku pusing)," kata Ruhut usai blusukan di Pasar Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/11/2018).

Ruhut mengklaim para pedagang lebih mengetahui julukannya yaitu 'Si Poltak Raja Minyak'. "Faktanya apa, pedagang pasar dari 10 yang aku tanya, 11 tidak ada yang tahu dia (Sandiaga). Malahan lebih kenal Bang Poltak Raja Minyak dari Medan, tante," ujar Ruhut.

Menurut Ruhut, Presiden Jokowi berpesan agar masyarakat tetap berjualan dan berdagang dengan riang gembira. "Mendadak orang kaya datang ke pasar. Udah masuk pasar, keluar nakut-nakutin rakyat, bilang ini mahal itu mahal. Nyatanya kan tidak," tutur Ruhut.

Sewaktu kunjungan ke Pasar Ciwidey, Ruhut mengambil petai dari jongko pedagang. Lalu dia berpose memegang petai di kepalanya yang terpasang kopiah. Ruhut menyindir Sandi yang pernah bergaya rambut petai selagi berjumpa pedagang di Subang, Jawa Barat.

"Jangan datang ke pasar jadikan petai wig (rambut palsu), ngeri kali," kelakar Ruhut yang disambut tawa orang sekitar.

Ruhut mengungkapkan kedatangannya ke Pasar Ciwidey untuk mengajak masyarakat Kabupaten Bandung menyukseskan Pemilu 2019 dengan riang gembira. "Mengapa saya datang ke pasar-pasar, akhir ini-ini janganlah jadikan pasar sebagai komoditi untuk menakut-nakuti rakyat," ucapnya.

"Dikatakan pasar sepi, padahal ramai. Dikatakan harga-harga mahal, nyatanya bisa dengar kalaupun ada yang naik itu karena bukan ekonomi, itu iklim, jadi hentikanlah hoax atau apapun dengan menakut-nakuti rakyat," tutur Ruhut menambahkan.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...