logo

Singgung Anak Sukarno-Soeharto Satu Koalisi, Prabowo: Gue Capresnya

Singgung Anak Sukarno-Soeharto Satu Koalisi, Prabowo: Gue Capresnya

DEMOKRASI - Prabowo Subianto menyebut koalisinya aneh. Sebab, banyak orang yang dulunya lawan politik masuk dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur yang mendukung Prabowo-Sandiaga Uno.

"Koalisi Adil Makmur adalah koalisi yang agak aneh. Anda perhatikan nggak. Di sini ada anaknya Bung Karno, Mbak Rachma (Rachmawati Soekarnoputri), ada juga anaknya Pak Harto (Siti Hediati Hariyadi/Titiek Soeharto)," ujar Prabowo dalam acara pembekalan relawan Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Sebagai politikus Gerindra, Rachmawati masuk dalam jajaran pro Prabowo-Sandi. Sementara Titiek Soeharto juga sejak Pilpres 2014 sudah menjadi pendukung mantan suaminya itu. Titiek yang sebelumnya politikus Golkar kini merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya.

Prabowo pun lalu berkelakar. Meski ada dua anak mantan Presiden RI di Koalisi Indonesia Adil dan Makmur, namun justru ia yang menjadi capres.

"Eh gue calon presidennya," ucap Prabowo.

Prabowo mengatakan, dulu, Soeharto dan Bung Karno pernah dianggap berseberangan. Namun, saat ini anak-anak mereka bersatu padu mendukung dan mengusungnya.

"Jadi dulu Pak Harto pernah dianggap berseberangan dengan Bung Karno, bayangkan sekarang anaknya Pak Harto sekarang sama-sama dengan anaknya Pak Soekarno," kata Prabowo.

Eks Danjen Kopassus itu juga menyinggung hubungan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dengan Soeharto. Keduanya juga dulu bersebrangan. Amien Rais merupakan aktivis 1998 yang melengserkan Soeharto.

"Pak Amien Rais dulu agak berseberangan dengan Pak Harto, sekarang duduk satu baris," ungkapnya.

Tak hanya itu, Prabowo juga menyinggung hubungannya dengan Amien dan Presiden PKS Sohibul Iman. Dia menyebut dulu dia pernah ditugaskan untuk mengejar keduanya saat peristiwa '98.

"Pak Sohibul dulu demo-demo melawan tentara, sekarang beliau dukung mantan tentara. Dulu saya disuruh ngejar-ngejar Pak Sohibul, sama Pak Amien Rais, itu dulu tugas saya, saya minta maaf, nuwun sewu Pak Amien," tutur Prabowo.

Prabowo pun meminta semua pihak untuk optimis melihat ke depan. Dia juga meminta agar era-era perpecahan tersebut dilupakan.

"Sekarang kita lihat ke depan, jangan lihat ke belakang, kita jaga persatuan dan kita selamatkan masa depan anak-anak bangsa kita," pungkasnya.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...