logo

Tangan Putus Ditebas Begal, Irman: Sudah Tak Bisa Disambung Lagi

Tangan Putus Ditebas Begal, Irman: Sudah Tak Bisa Disambung Lagi

DEMOKRASI - Imran (19) menjadi korban sadis begal di Makassar, Sulsel yang menyebabkan tangannya terpotong. Imran kini menjadi cacat seumur hidup setelah tangannya tidak bisa disambungkan lagi.

"Sudah dioperasi tanganku. Tapi tangannya sudah tidak bisa disambung lagi," kata Imran saat berbincang dengan detikcom di RS Awal Bros, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (27/11/2018).

"Sudah tidak bisa disambungkan lagi karena saat dioperasi sudah lewat satu jam. Apalagi tanganku sempat jatuh di jalan," ungkapnya.

Imran sempat tertawa sedikit saat menceritakan soal jatuhnya potongan tangannya di jalanan. Setelah tiba di rumah sakit dan mendapatkan perawatan itensif, Imran sempat meminta kawannya Khairul untuk mencari tangannya yang terjatuh untuk segera disambungkan.

"Tapi karena sudah ditemukan polisi dan warga makanya susah diambil. Khairul diminta polisi bawa dokternya ke sana kalau mau ambil tangan saya itu," terangnya sambil menyebut lokasi jatuhnya potongan tangan miliknya tidak jauh dari lokasi pembegalan.

Meski tidak anggota badannya tidak lagi utu, Imran belum memikirkan untuk menggunakan alat bantu pengganti tangan kirinya tang terpotong.

"Belum tahu. Intinya sembuh dulu dan pelakunya tertangkap oleh polisi secepatnya," ujar Imran.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengejaran kepada pelaku pembegalan itu. PIhaknya berupaya mengumpulkan saksi dan bukti-bukti.

Wirdhanto juga membantah kabar yang beredar di media sosial soal pelaku pembegal Imran telah tertangkap.

"Belum (tertangkap). Masih dalam tahan penyelidikan mas," kata Wirdhanto saat dikonfirmasi terpisah.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...