logo

Viral Kisah Bocah Nangis Saat Ditilang Berujung Dapat Sepeda

Viral Kisah Bocah Nangis Saat Ditilang Berujung Dapat Sepeda

DEMOKRASI - Bocah sekolah madrasah tsanawiyah (MTs) di Lombok Timur, NTB, menangis saat berhadapan dengan Polisi Lalu Lintas. Dia dicegat petugas karena menyalahi aturan berkendara.

Peristiwa penilangan terhadap bocah ini terjadi di Simpang Empat Taman Rinjani, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Senin (12/11) pukul 07.15 Wita. Petugas menyetop bocah dengan seorang temannya berboncengan karena tidak menggunakan helm.

"Tolong, ndak mau saya. Takut saya, takut. Takut sekali ini saja udah," kata bocah tersebut sambil menangis saat petugas menegurnya dan hendak melaporkannya kepada orang tuanya.

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang kemudian viral dan tersebar di grup media sosial.

"Iya benar. Kejadiannya kemarin hari Senin," ungkap Kasat Lantas Polres Lombok Timur AKP Ryan Faisal ketika dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (13/11/2018).

Saat ditegur polisi, bocah yang mengendarai motor tersebut pun menangis. Polisi sempat kewalahan menghadapi bocah tersebut. Kedua bocah tersebut tidak mengenakan helm, tidak membawa STNK, dan tidak memiliki SIM.

Anggota Polantas pun mengambil tindakan tegas. Kendaraan kedua bocah siswa MTs tersebut ditahan. Keduanya diantarkan pulang. Satlantas Polres Lombok Timur juga memanggil keluarga siswa tersebut untuk diberi pemahaman tentang kesadaran dan keselamatan berlalu lintas. Selain itu, polisi memberikan pemahaman agar tidak memberikan izin menggunakan kendaraan kepada anak di bawah umur.

Polisi lalu memberikan sepeda kepada bocah tersebut. Tujuan polisi memberi sepeda agar bocah itu tak lagi memakai motor menuju sekolahnya.

"Supaya dia tidak pakai motor lagi karena belum umurnya," tutur Ryan.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...