logo

BPBD Minta Warga Waspadai Potensi Gerakan Tanah di Beberapa Titik DIY

BPBD Minta Warga Waspadai Potensi Gerakan Tanah di Beberapa Titik DIY

DEMOKRASI - BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gerakan tanah yang bisa terjadi di sejumlah tempat. Gerakan tanah tersebut bisa dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Manager Pusdalops BPBD DIY, Danang, mengatakan seluruh kabupaten/kota di DIY berpotensi terjadi gerakan tanah. Gerakan tanah tersebut bisa terjadi di sejumlah wilayah di Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, dan Kota Yogyakarta.

Khusus di Kota Yogyakarta, lanjut Danang, potensi gerakan tanah ada di Kecamatan Tegalrejo dan Gondokusuman. Di wilayah Tegalrejo potensi gerakan tanahnya tergolong tinggi, sementara di Gondokusuman masuk kategori menengah.

"Potensi gerakan tanah di Tegalrejo termasuk tinggi dan berpotensi banjir bandang. Kalau di Gondokusuman potensi gerakan tanahnya sedang, tapi juga berpotensi terjadi banjir bandang," jelasnya, Selasa (4/12/2018).

Terkait hal ini BPBD DIY mengimbau agar masyarakat aktif melaporkan ke petugas bila menemukan retakan tanah di lereng atau tepi sungai. Pihaknya juga meminta masyarakat menjauhi bibir sungai bila turun hujan deras.

"Laporkan segera apabila menemukan retakan di tanah, lereng atau di pinggiran sungai. Apabila terjadi hujan deras relatif lama dimohon untuk menjauhi bibir sungai, dan dimohon untuk selalu memantau perkembangan informasi," ujarnya.

Anggota Pusdalops BPBD Kota Yogyakarta, Suyatman, menambahkan akibat hujan deras yang mengguyur Kota Yogyakarta, Senin (3/12) kemarin muncul tanah ambles di Jalan Inspeksi Sungai Code. Tak hanya itu, air Sungai Belik juga meluap.

"Lokasi tanah ambles ada di Kelurahan Terban RT 01, RW 01, Kecamatan Gondokusuman. Kalau luapan Sungai Belik berdampak ke 40-an rumah warga di Kampung Iromejan dan Sagan masih Kecamatan Gondokusuman," pungkas Suyatman.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...