logo

Gerindra DIY akan Klarifikasi Kadernya yang Dipolisikan Bawaslu

Gerindra DIY akan Klarifikasi Kadernya yang Dipolisikan Bawaslu

DEMOKRASI - Wakil Ketua DPRD Gunungkidul yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Gunungkidul, Ngadiyono, dilaporkan ke Polda DIY karena dinilai melecehkan dengan memantati petugas Bawaslu yang sedang melakukan tugas pengawasan. PDP Gerindra DIY, akan meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan.

Sekretaris DPD Partai Gerindra DIY, Dharma Setiawan, mengatakan pihaknya belum mengetahui duduk perkara yang menyebabkan Ngadiyono dipolisikan oleh Bawaslu ke polidi. Oleh karenanya, pihaknya akan segera mengklarifikasi untuk mengetahui persoalannya.

"Saya belum tahu duduk persoalannya. Saya baru dengar ini dan saya akan coba klarifikasi terhadap Pak Ngadiyono karena beliau ini pimpinan Gerindra di Gunungkidul dan saya kenal pribadinya," jelasnya kepada detikcom, Senin (3/12/2018).

Menurutnya, selama ini Ngadiyono dikenal selalu menghormati lembaga-lembaga negara. Terlebih yang bersangkutan juga tercatat sebagai salah satu pimpinan di DPRD Gunungkidul.

"Jadi mungkin ini dugaan baik saya, ini maksudnya guyonan. Tetapi mungkin guyonan ini dianggap berlebihan oleh pihak Bawaslu ya. Jadi yang akan saya lakukan pertama adalah saya akan klarifikasi terhadap Pak Ngadiyono sendiri," paparnya.

"Saya ini akan segera klarifikasi, begitu sudah selesai njenengan saya hubungi. Dia ada di Wonosari nanti malah kelamaan, inikan zaman now, ya (klarifikasi) bisa telepon," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Ngadiyono dilaporkan oleh Bawaslu Sleman ke Polda DIY hari ini. Dia dilaporkan karena diduga telah melecehkan anggota Bawaslu saat melakukan pengawasan acara silaturahmi capres Prabowo Subianto di Sleman, Rabu (28/11) lalu.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...