logo

Kodam XVII/Cenderawasih memastikan satu anggotanya tewas akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Korban adalah Serda Handoko yang menjaga pos Yonif 755/Yalet Mbua.

Kodam XVII/Cenderawasih memastikan satu anggotanya tewas akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Korban adalah Serda Handoko yang menjaga pos Yonif 755/Yalet Mbua.

DEMOKRASI - Kodam XVII/Cenderawasih memastikan satu anggotanya tewas akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Korban adalah Serda Handoko yang menjaga pos Yonif 755/Yalet Mbua.

Wakil Kepala Penerangan Kodam XVIII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan, pos Yonif 755/Yalet Mbua menjadi lokasi penampungan korban selamat dari aksi pembantaian oleh KKB di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. “Untuk jenazah Serda Handoko dan satu prajurit yang menderita luka tembak telah dievakuasi ke Bandara Kenyam, Nduga dengan menggunakan helikopter TNI AD sekitar pukul 11.55 WIT,” kata dia, Rabu (5/12).

Dari hasil autopsi, korban tewas karena terkena tembakan di bagian punggung. Korban tewas setelah pos TNI 755/Yalet diserang oleh KKB bersenjata standar militer campuran panah dan tombak.

Serangan diawali dengan pelemparan batu ke arah pos. Serda Handoko yang berada di dalam pos membuka jendela sehingga tertembak dan meninggal dunia.

“Saat ini jenazah disemayamkan di Pos Kodim Kenyam, Nduga. Rencana sore ini jenazah akan diterbangkan menuju Timika untuk diserahkan kepada satuan Brigif 20,” tutur Dax Sianturi.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...