logo

KPU Bahas Semua Usulan Materi Debat, Termasuk 'Korupsi Orba'

KPU Bahas Semua Usulan Materi Debat, Termasuk 'Korupsi Orba'

DEMOKRASI - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Aziz mengatakan pihaknya bakal mempertimbangkan semua usulan yang masuk terkait konten debat kandidat Pilpres 2019. Termasuk juga usulan materi tentang korupsi di era Orde Baru.

"Ya nanti jadi catatan, masukan nanti akan dibahas," kata Viryan di kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (5/12).

Usulan materi 'Korupsi Orde baru' menjadi bahan debat kandidat mengemuka usai Sekjen Partai Solidaritas Indonesian Raja Juli Antoni mengusulkan KPU agar memasukkan materi tersebut untuk dibahas.

Viryan menegaskan KPU membuka pintu usulan dari semua pihak. Tidak hanya dari kubu petahana saja. Diketahui, Raja Juli merupakan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Jenis-jenis usulan yang diberikan juga tidak akan dibatasi. KPU, lanjut Viryan, akan menerima semua jenis masukan dan usulan meski nantinya tidak semua diakomodir oleh KPU.

"Prinsipnya adalah poin-poin apa yang dijadikan tema debat itu mencerminkan kondisi kebangsaan kita," kata Viryan.

Sebelumnya Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengusulkan KPU agar materi tentang korupsi di era Orde Baru dimasukkan dalam debat kandidat Pilpres 2019. Menurutnya, berdebat secara formal tentang itu lebih mendidik daripada sibuk menampik Soeharto bukan simbol korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Antoni melontarkan usul tersebut tak lepas dari pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang yang menyebut korupsi di Indonesia sudah mencapai stadium 4.

"Momentum peringatan hari antikorupsi sedunia yang jatuh 9 Desember nanti jadi semangat untuk membuka diskursus 'korupsi stadium 4' yang dipidatokan Prabowo di mata asing. Diskursus itu nantinya bisa jadi usulan buat KPU agar 'korupsi orde baru' masuk dalam materi debat," ujar Antoni dalam keterangan tertulis, Selasa (4/12).

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...