logo

PDIP Ingatkan Partai Berkarya: Pascareformasi Bu Mega Minta Hentikan Hujat Soeharto

PDIP Ingatkan Partai Berkarya: Pascareformasi Bu Mega Minta Hentikan Hujat Soeharto

DEMOKRASI - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Partai Berkarya pimpinan Tommy Soeharto melupakan jasa Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang meminta pihak-pihak tidak menghujat Presiden kedua Soeharto pascareformasi. Partai Berkarya malah mengancam bakal mempolisikan Wasekjen PDIP Ahmad Basarah karena menyebut Soeharto guru korupsi.

"Sebenarnya ketika reformasi itu dilakukan Ibu Mega telah memberikan sebuah contoh yang sangat baik dalam rangka proses rekonsiliasi ketika Pak Harto dihujat. Ibu Mega menegaskan jangan hujat Pak Harto, ini kan sebuah proses yang secara moral politik itu sangat baik," kata Hasto di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (1/13).

Hasto mempertanyakan sikap Partai Berkarya dan keluarga Cendana yang mengancam mempolisikan Basarah.

"Tetapi ini kan dilupakan dari keluarga Pak Harto dan kemudian mereka mencoba mengungkit hal-hal seperti itu ya kemudian menggugat Pak Ahmad Basarah," imbuhnya.

Menurut Hasto, ucapan Basarah hanya menanggapi pernyataan Prabowo soal Indonesia terjangkit korupsi stadium empat. Komitmen Prabowo dalam pemberantasan korupsi dipertanyakan karena Gerindra menyumbang banyak bekas koruptor sebagai caleg di Pemilu 2019.

"Sementara Pak Prabowo sendiri enggak mampu membereskan kader-kader yang ada di caleg-caleg Gerindra," kata dia.

PDIP sendiri menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi. Jika ada yang terlibat maka pemecatan menunggunya.

"PDIP yang korupsi enggak kami calonkan kami pecat, kami lakukan pemecatan seketika ini namanya satunya kata dan perbuatan," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto meminta Laskar Berkarya untuk melaporkan Ahmad Basarah ke pihak berwajib. Laporan tersebut terkait pernyataan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu yang menyebut Soeharto adalah guru korupsi.

"Saya minta Laskar Berkarya sebagai sayap partai untuk menuntut. Karena faktanya tidak demikian," kata Tommy dalam sambutan pada pengukuhan DPP Laskar Berkarya di Bogor, Jumat (30/11).

Menurut Tommy, korupsi justru secara masif terjadi di era reformasi hingga sekarang ini. Hal itu dibuktikan dengan banyak para pelaku yang ditangkap dan dijebloskan ke penjara akibat terjerat kasus korupsi.

"Bahwa Orba dinyatakan KKN, biangnya KKN dan sebagainya. Tapi nyatanya, fakta hukumnya itu membuktikan bahwa selama reformasi ini sudah ratusan orang kena OTT (operasi tangkap tangan)," terang Tommy.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...