logo

Warga Payakumbuh Tewas Tergilas Mobil di Pasar Sarilamak

Warga Payakumbuh Tewas Tergilas Mobil di Pasar Sarilamak

DEMOKRASI - Sebuah kecelakaan maut terjadi di ruas jalan negara Sumbar-Riau tepatnya kawasan Pasar Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, Jumat (30/11) sekitar pukul 13.45 WIB.

Seorang warga Jalan Jeruk Nomor 18, RT 01/RW 02, Kelurahan Labuahbasilang, Kota Payakumbuh, bernama Eleven Jamanar, 44, dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan yang menyedot perhatian ratusan masyarakat dan pengemudi kendaraan itu.

"Iya, ada kecelakaan lalu-lintas di Pasar Sarilamak. Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Korban meninggal itu teridentifikasi sebagai Eleven Jamanar,44, warga Jalan Jeruk, Labuahbasilang, Payakumbuh," kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis kepada Padang Ekspres.

Informasi yang diperoleh Padang Ekspres, saat mengalami kecelakaan lalu-lintas, Eleven Jamanar dalam posisi mengendarai sepeda motor Honda Vario BA 2168 MN. Sepeda motor tersebut, melaju dari arah Payakumbuh. Entah bagaimanya kejadiannya, setiba di Pasar Sarilamak, Eleven tergilas oleh mobil jenis Mitsibushi Canter 125 BA 8740 DG yang juga datang dari arah Payakumbuh.

Mobil yang dikemudikan Doni Chandra, 31, warga Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai, Gadut, Tilatangkamang, Agam, tersebut, merupakan mobil pengangkut produk. "Iya, mobil tersebut, merupakan mobil pengangkut produk ABC. Sebelum mengalami kecelakaan, mobil tersebut baru saja membongkar barang pada sebuah mini market di Pasar Sarilamak," kata Kanit Laka Satlantas Polres Limapuluh Kota Ipda Marva Erikson, saat dikonfirmasi Padang Ekspres tadi malam.

Sampai tadi malam, jajaran Satlantas Polres Limapuluh Kota yang kini dipimpin AKP Herman (mantan Kasat Lantas dan Kasat Binmas Polres payakumbuh), masih menyelidiki penyebab dan kronologi terjadinya kecelakaan maut tersebut. "Itulah yang sedang kami dalami, kenapa sampai terjadi kecelakaan. Saat ini, pengemudi mobil Mitsubishi Canter sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan," tukuk Ipda Marva Erikson.

Menurut pengakuan pengemudi mobil kepada penyidik Satlantas Polres Limapuluh Kota, ia baru mengetahui ada pengemudi sepeda motor yang tergilas, setelah ban kiri mobilnya serasa seperti ada yang mengganjal. Sebelumnya, pengemudi mobil mengaku tak melihat ada pengemudi motor di depannya. "Inilah yang sedang kami dalami, apakah pengemudi motor ini sebelum tergilas mobil, sempat terjatuh sendiri atau bagaimana. Kami belum bisa menyimpulkan. Masih terus kami dalami. Kawan-kawan masih bekerja sampai malam ini," kata Ipda Marva Erikson.

Disisi lain, Wali Nagari Sarilamak Olly F Wijaya yang dikonfirmasi Padang Ekspres secara terpisah juga mengakui, kronologi kecelakaan di Pasar Sarilamak, kemarin siang, masih bagalau (belum jelas). Kabar yang diperoleh Olly, korban yang meninggal dunia, merupakan distributor es krim.

"Korban mengemudikan motor arah ke Riau dengan lambat. Namun, setiba di kawasan Pasar Sarilamak, saat melewati antara jalan aspal dan tanah, sepeda motor korban oyong. Sehingga korban terjatuh. Saat bersamaan, dari arah belakang melintaslah mobil distributor ABC. Sehingga terjadi kecelakaan. Meski demikian, kita tunggu saja hasil penyelidikan polisi," kata Olly F Wijaya.

Mengingat di kawasan Pasar Sarilamak, aktifitas lalu lintas kerap padat, apalagi pada hari pasar, Olly Wijaya mengimbau para pengemudi yang lewat di jalan negara dan ibukabupaten Limapuluh Kota, agar esktra waspada. Kemudian, Olly juga berharap, bahu jalan di Nagari Sarilamak, terutama yang sudah lebih tinggi tanah dari aspal atau sebaliknya, agar dapat dibuatkan bahu jalan beton. Untuk mengurangi terjadinya risiko kecelakaan, baik yang melibatkan pengemudi ataupun pejalan kaki.

SUMBER © DEMOKRASI.CO
Loading...

Komentar Pembaca

loading...